Apakah Semuanya Sama?

Pernahkah anda mengalami ini? Tidak ada lagi sesuatu yang menarik bagi anda, membuka facebook rasanya malas sekali apalagi membuka bangsanya twitter,myspace, hingga fs yang amat jadul. Ingin mencoba mendengarkan orang lain aja susah, apalagi mendengarkan suara orang lain yang kita benci. Bahkan melakukan sesuatu yang kita senangi (misalnya ngupil atau megang2) saja sudah susah. Pernahkah anda?

Saya juga pernah mengalami hal seperti itu, terutama di saat-saat liburan. Bayangkan, kita merindukan saat-saat seperti mbathang atau liburan saat kita sedang sibuk beraktifitas, namun saat kita sedang mengalami saat-saat seperti itu kita merasa rindu akan kesibukan yang padat. Inikah tanda-tanda kita sosok yang membosankan? Atau akankah ini tanda kita tidak berbakat?

Rasa-rasanya tidak, kalau menurut saya. Mungkin ini disebabkan rasa kurang bersyukur kita terhadap anugerahnya (itu kata pak pendeta dan sebagian motivator), tetapi menurut saya adalah kita kekurangan rasa ingin menyelami (bukan ingin belajar selam) akan sesuatu hal tersebut. Misalnya saat kita sedang belajar memasak tiba-tiba kita merasa malas pingin ini segera selesai. Saya juga pernah mengalami hal seperti itu, namun lama-lama saya mencoba pemikiran lain: daripada kita terus terjebak dalam rasa penyesalan dan malas seperti ini, lebih baik kita mengikutinya dan menikmatinya (menyelaminya). Karena dengan menyelaminya kita pasti bisa melewati masa-masa kelam kemalasan dan ketidakbisaan tersebut.

Saya pernah mengalaminya. Ketika SMA saya memiliki ketakutan terhadap pelajaran matematika dan fisika pada awal semester pertama, namun setelah itu saya sadar dan bangkit dengan satu kata: belajar dan mencoba! Akhirnya saya bisa melewati hal itu dan bahkan saya masuk tim Olimpiade sekolah.

Nah, agar tidak bingun ini sekedar tips dari saya:

– Misalkan ban anda bocor dan harus ditambalkan di tambal ban, cobalah untuk memerhatikan cara pak tukang memerbaiki ban. Konon hal kecil seperti ini juga menyenangkan dan bagus buat anda para mahasiswa teknik

-Cobalah untuk mengambil kertas dan sebatang bolpoin atau pensil dan cobalah melakukan sesuatu dengannya. itu saja pun juga sebuah hiburan

-Mengejek teman pun juga sama menyenangkan

-(terserah anda)

Ini semua hanyalah saran, sepenuhnya hanya anda yang memutuskan.

Advertisements
Comments
One Response to “Apakah Semuanya Sama?”

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: