Menyadari Bahwa Kuliah Itu Tidak Segampang Kelihatannya

Belakangan ini, saya menyadari bahwa kuliah ternyata tak semudah yang saya pikirkan. “Alah, teknik mesin itu gampang! Paling-paling pelajarannya cuman pelajaran lanjutan waktu sma! isinya kan cuman matematika dan fisika kan? Itu kan kecil buat kamu, do!” , itulah awal pemikiran saya tentang tempat dimana saya diterima untuk belajar. Namun setelah mendalami semua pelajaran yang ada di sini, saya pun mulai mengurangi kesombongan saya karena mata kuliah yang diajarkan lumayan sulit.

Sebagai contoh Mekanika Bahan 1, mata kuliah ini sebenarnya lanjutan dari Fisika 1 (statika) namun sengaja tidak disertakan jurusan untuk menghindari tingkat stress mahasiswa :hammer. Awalnya saya mengira gampang sekali mata kuliah ini.  Enam bulan setelah kuliah berjalan (termasuk ujian) dan saya melihat nilainya, yaitu C, saya menyimpulkan : kompleks sekali, padahal mata kuliah ini adalah mata kuliah yang krusial karena menjadi dasar materi-materi untuk skripsi.

Kemudian ada Logpro atau Logika Pemrograman yang menjadi momok pertama saya di tempat ini. Awalnya saya beranggapan pelajaran itu hanya untuk jurusan elektro, bukan untuk jurusan ini. Namun saya sadar bahwa mata kuliah itu juga penting bagi kita yang ingin mempelajari robot  dan mekatronika, saya merasa lemas dan hancur. Selain itu, setiap kali pertemuan akan selalu diisi dengan pr atau tugas yang membuat saya menjadi manusia copas (copy-paste) yang membuat saya tidak paham untuk ujian hingga saya dihargai nilai C.

Lalu ada Hukum Pajak ( stop press! buat apa anak mesin belajar pajak?) yang merupakan mata kuliah pilihan ilmu2 sosial alias mata kuliah lintas fakultas. Mata kuliah yang menjadi harapan nilai ini ternyata memberikan nilai C yang lainnya pada saya.

Belum lagi Teknologi Informasi, mata kuliah yang juga menjadi pundi-pundi nilai ini juga mendapat C. Padahal tugasnya hanya : bikin wordpress ini, bikin word ini, bikin database ini, dkk. Belum juga kimia.

Ahh, intinya jika kamu sudah merasa bagus pada satu tingkat  janganlah menganggap remeh hal lain yang belum pernah kamu jejaki 🙂

 

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: